Sistem Reproduksi Perempuan

Hormon seksual membentuk tubuh laki-laki dan perempuan dengan kepiawaian seorang pematung.
Organ terpenting dalam sistem reproduksi perempuan adalah indung telur, yang masing-masing beratnya 10-20 gram. Indung telur membuat sel telur yang merupakan setengah dari setiap orang yang baru lahir (setengah lainnya terbentuk dari sel sperma yang berasal dari tubuh laki-laki).
Fungsi lain indung telur adalah menghasilkan hormon-hormon seksual. Inilah fungsi yang sangat penting karena hormon-hormon ini menjadikan tubuh seorang anak menjadi perempuan. Fungsi ini seperti seorang pemahat yang memahat patung, tetapi hormon-hormon ini tak berada di luar tubuh seperti patung berada di luar tubuh pemahatnya, melainkan (pada hormon) patungnya dibuat dalam tubuh.
Hormon-hormon seksual menghasilkan tubuh perempuan, misalnya, membuat tulang panggul melebar karena pada masa kehamilan ini akan memberikan ruang yang dibutuhkan bayi dalam rahim ibunya.
Bagaimanakah sel-sel yang menghasilkan hormon perempuan ini mengetahui bahwa suatu saat perempuan mungkin hamil? Jika memiliki pengetahuan akan hal itu, bagaimanakah sel-sel ini menyampaikan kepada sel-sel yang membentuk tulang panggul seberapa besar harus tumbuh agar kelebarannya cukup? Bagaimanakah sel-sel ini mengetahui ukuran tepat tulang panggul?
Selain itu, pada perempuan, penumpukan lemak di pinggul dan paha lagi-lagi hasil pengaruh hormon estrogen secara fisik. Dalam tahap perkembangan anak laki-laki, bukan lemak yang meningkat, melainkan otot. Pada perempuan, peningkatan jumlah lemak diatur khusus untuk menyimpan tenaga yang akan dibutuhkan di masa kehamilan dan produksi susu.
Hormon-hormon seksual menyebabkan pembentukan suara tinggi pada perempuan dan suara rendah pada laki-laki. Bagaimanakah molekul-molekul hormon mengetahui perbedaan antara suara laki-laki dan perempuan? Bagaimanakah molekul-molekul ini memutuskan bahwa suara laki-laki harus rendah dan perempuan tinggi? Dan bagaimanakah hormon-hormon dengan rumus yang sama menghasilkan suara tinggi pada perempuan dan suara rendah pada laki-laki?
Bahwa hormon-hormon perempuan tak dilepaskan hingga usia tertentu merupakan sebuah kearifan luar biasa. Hormon-hormon perempuan berperan saat tubuh perempuan beranjak dewasa secara mental dan fisik; yaitu, saat dapat mengandung bayi dan berkecerdasan serta kedewasaan untuk mengasuhnya. Pengaturan ini tentunya satu lagi bukti bahwa manusia telah diciptakan menurut rencana yang pasti.

Di publikasikan oleh: eLX Elcideed SUMBER INFORMASI DAN TIPS
adalah Artikel yang di Publikasi:
Previous Next Home
Facebook Twitter feed Delicious Digg Favorites More